Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya masalah kesehatan mental serta pentingnya peran spiritual dalam menjaga keseimbangan psikologis. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan makna menghafal Al-Qur’an dalam menjaga kesehatan mental berdasarkan perspektif psikologi Islam. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kualitatif fenomenologi, dengan subjek penghafal Al-Qur’an. Data penelitian diperoleh dari wawancara mendalam serta dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menghafal Al-Qur’an dilakukan melalui aktivitas kognitif dan spiritual yang membentuk mekanisme coping spiritual, dimana psikologi agama berbasis internalisasi nilai-nilai keislaman, dukungan ilahiyah, dan fungsi Al-Qur’an sebagai terapi religius, yang berdampak pada peningkatan kesehatan mental secara emosional, kognitif, sosial, dan eksistensial, serta bermuara pada terbentuknya integritas diri berupa kecakapan hidup holistik dan ketangguhan psikologis. Dengan demikian, aktivitas ini berperan penting dalam menjaga kesehatan mental.
Copyrights © 2026