Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai pluralisme berbasis kecerdasan spiritual pada generasi alpha di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan berbagai sumber relevan, seperti buku ilmiah, jurnal, artikel, dan penelitian terdahulu. Teknik analisis dilakukan dengan mengumpulkan, mengkaji, dan menginterpretasikan data dari berbagai sumber pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai pluralisme berbasis kecerdasan spiritual dapat membentuk sikap toleransi, empati, saling menghormati, dan kesadaran akan pentingnya persatuan dalam keberagaman. Keluarga, sekolah, dan masyarakat berperan penting dalam menanamkan nilai pluralisme kepada generasi alpha sehingga terbentuk karakter yang toleran dan mampu hidup harmonis dalam masyarakat multikultural.
Copyrights © 2026