Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tujuan pendidikan dari perspektif filosofis serta merekonstruksi tujuan pendidikan dalam konsep pendidikan Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan filsafat pendidikan dan pemikiran tokoh-tokoh pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan pendidikan menurut para filsuf seperti Plato, Aristoteles, Francis Bacon, dan Jean-Jacques Rousseau memiliki orientasi yang berbeda, mulai dari pembentukan manusia yang berkeadilan, pengembangan kebajikan moral, penguatan rasionalitas ilmiah, hingga pertumbuhan potensi alami individu. Dalam perspektif pendidikan Islam, tujuan pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, rekonstruksi tujuan pendidikan Islam modern diperlukan untuk menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai dasar Islam. Rekonstruksi tersebut mencakup integrasi antara dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis sehingga pendidikan Islam mampu menghasilkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan moral.
Copyrights © 2026