Kemampuan berpikir kritis peserta didik merupakan salah satu kompetensi penting abad ke-21 yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Dalam konteks tersebut, guru PAI memiliki peran strategis dalam merancang dan menerapkan berbagai pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik untuk berpikir secara analitis, reflektif, dan argumentatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai strategi guru PAI dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang relevan dari berbagai basis data akademik melalui tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif seperti problem based learning, inquiry learning, diskusi kelompok, pembelajaran reflektif, dan pembelajaran berbasis proyek merupakan strategi yang paling efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, penerapan strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran PAI secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026