Penelitian ini membahas kemu‘jizatan matematis Al-Qur’an sebagai paradigma integrasi sains dan Islam. Kemu‘jizatan ini menunjukkan keteraturan numerik, keseimbangan kata, dan struktur matematis dalam teks wahyu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari konsep, pola numerik, hubungannya dengan epistemologi Islam dan sains modern, dan dampaknya pada pendidikan integratif. Metode kualitatif kepustakaan digunakan, yang mencakup analisis konten dan hermeneutik terhadap ayat, jurnal (2020–2026), dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola matematis Al-Qur'an adalah representasi keteraturan ilahi yang mengharmonisasikan wahyu dengan rasionalitas ilmiah, bukan sekadar fenomena angka. Hubungan teks wahyu dengan prinsip alam semesta ditunjukkan oleh pola seperti keseimbangan kata dan simetri ayat. Temuan ini relevan bagi pengembangan epistemologi Islam integratif dan pendidikan holistik. Integrasi nilai Al-Qur’an dalam pembelajaran matematika memperkuat karakter spiritual, berpikir kritis, dan kesadaran ilmiah siswa. Dengan demikian, kemu‘jizatan matematis Al-Qur’an dapat menjadi paradigma pengembangan ilmu dan pendidikan Islam yang integratif, humanis, dan menyeimbangkan intelektual serta spiritual.
Copyrights © 2026