Era globalisasi membawa perubahan yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam dunia pendidikan Islam. Kemajuan teknologi informasi dan media sosial tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga memunculkan berbagai dampak negatif terhadap perilaku santri, seperti menurunnya adab, pengaruh budaya luar, krisis identitas keislaman, dan berkembangnya gaya hidup konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dampak negatif era globalisasi terhadap akhlak santri, mendeskripsikan upaya guru dalam membina akhlakul karimah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pembinaan akhlak di Pondok Pesantren Al-Qur'an Baitul Qur'an As-Sa'adah Sentul Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlakul karimah dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah dan adab, kajian akhlak, pemberian nasihat, pengawasan penggunaan teknologi, kerja sama dengan orang tua, serta penerapan sistem kedisiplinan. Upaya tersebut didukung oleh lingkungan pesantren yang kondusif dan program pembinaan yang terstruktur, meskipun masih menghadapi tantangan berupa pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan di luar pesantren, dan kurang optimalnya pengawasan orang tua di rumah.
Copyrights © 2026