Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan supervisi dalam konteks budayauntuk membantu guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Pendekatan yang digunakan penelitianini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasi penelitian pengembangan ini ialahseluruh para guru pengawas /kepala sekolah TK dan anak TK di kota Malang. Sampel 5% diambil secarapurposive random sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif persentase. Hasil penelitiandiketahui bahwa supervisi untuk sudah dilaksanakan dengan baik, tetapi belum memperhatikan faktor budayasehingga para guru masih mengalami kesulitan menerapkan kurikulum 2013 dalam pembelajaran dikelas.
Copyrights © 2016