Experientia : Jurnal Psikologi Indonesia
Vol. 5 No. 1 (2017)

Gambaran Subjective Well-Being pada Single

. Wiranti (Unknown)
Jaka Santosa Sudagijono (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Oct 2017

Abstract

Menjadi seorang single mother pastilah sangat berat, karena tugas-tugas dalam keluarga yang biasanya diemban ayah dan ibu, namun dalam kondisi sebagai single mother haruslah ditangani seorang diri. Beberapa hal yang menjadi masalah cukup berat bagi para single mother adalah mengasuh anak-anak yang dimiliki seorang diri serta pada saat yang bersamaan mereka harus bekerja untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Meskipun menjadi single mother sangatlah berat namun berdasarkan wawancara awal diketahui bahwa mereka ternyata juga masih memiliki kebahagiaan sebagai seorang single mother. Oleh karena itu, menjadi seorang single mother ternyata memiliki gambaran penderitaan dan kebahagiaan (kesejahteraan) yang tersendiri. Gambaran beratnya hidup sebagai single mother telah banyak diketahui secara umum. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran subjective well-being yang dimiliki oleh single mother. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model yang dipakai adalah fenomenologis. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 3 (tiga) orang dengan kriteria wanita dewasa awal yang berusia 18 sampai dengan 40 tahun. Partisipan juga harus memiliki minimal seorang anak yang hidup bersama dengannya. Partisipan memiliki status single mother baik karena kematian pasangan atau perceraian. Metode pengambilan data yang digunakan adalah wawancara semi tersruktur. Data yang diperoleh akan diolah dengan analisis data induktif, validitas yang digunakan dalam penelitian adalah validitas komunikatif dan validitas kumulatif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pada ketiga informan didapat gambaran subjective well-being yang mengacu pada kondisi perekonomian karena ketika perekonomian sudah tercukupi dengan sendirinya maka kebahagiaan bisa didapatkan dan kehidupan partisipan bisa sejahtera. Demikian keyakinan dari para informan. Walaupun informan sudah bercerai tetapi informan masih menginginkan figur keluarga yang utuh dan informan tetap bekerja keras untuk menghidupi anak anaknya.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

EXPERIENTIA

Publisher

Subject

Description

Experientia is an open-access, scientifically sound peer-reviewed journal that considers manuscripts from all domains of psychology and also encourages interdisciplinary studies pertaining to the human mind and behaviors. The journal welcomes quantitative and qualitative methods, and also considers ...