Memorisasi khususnya dalam pembelajaran karya piano klasik adalah hal yang menuntut pelajar untuk menguasai berbagai macam aspek. Karena kerumitan tersebut, tidak asing untuk melihat atau mengalami memory slip pada saat mempertunjukkan permainan tanpa partitur. Selebihnya, ada sebagian orang yang membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa menghafal sebuah lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan latihan mental pada pembelajaran karya piano klasik agar kendala dan hambatan seperti itu dapat dihindari untuk kedepannya. Metode penelitian ini menggunakan Non-Equivalent Control Group Design yang berupa perbandingan antara Kelompok Variabel (menerapkan gabungan latihan mental dan fisik) dan Kelompok Kontrol (menerapkan latihan fisik saja) yang mempelajari Intermezzo Op. 117 No. 2 oleh Brahms. Tindakan ini dilakukan dalam jangka waktu 7 hari berturut-turut, 45 menit per sesi. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa tingkat memorisasi Kelompok Variabel yang menjalani latihan mental lebih tinggi dari Kelompok Kontrol dengan selisih 5.37%. Ditemukan juga bahwa latihan mental memiliki peran yang penting bagi partisipan untuk bermain dengan musikalitas yang lebih baik.
Copyrights © 2024