Dalam artikel ini, peranan dan hubungan agama islam dengan pembangunan ekonomi dibahas. Keduanya memiliki kesamaan dalam mencapai tujuan yang sama, yaitu menciptakan kesejahteraan dalam kehidupan manusia. Agama Islam memungkinkan penganutnya untuk melakukan pembangunan, terutama pembangunan ekonomi, melalui sejumlah aturannya. Karena mereka bertugas sebagai khalifah di Bumi ini, manusia diharuskan untuk menjaga, menjaga, dan menjaga semua makhluk yang ada di sana. Semua makhluk ini dilarang dimusnahkan. Dalam ajaran Islam, lima hal menjadi landasan hidup manusia untuk mencapai kesejahteraan: agama (ad-din), jiwa (an-nafs), akal (al-aql), keturunan (nasb), dan harta (mal). Menurut perspektif Islam, pembangunan ekonomi dimaksudkan untuk mencapai kesejahteraan melalui lima komponen utama tersebut. Oleh karena itu, agama memiliki hubungan dengan pembangunan ekonomi untuk kemajuan negara.
Copyrights © 2024