Jurnal Agama Sosial dan Budaya
Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, P-ISSN 2962-6560, E-ISSN 2963-7139 is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Amuntai High School of Al Quran, South Kalimantan which contains writings from lecturers, education staff, education observers and others. This journal is published bi-monthly in February, April, June, August, October, and December in print and online. This journal publishes research results related to Islamic issues related to social issues such as the study of the Quran and Hadith, Islamic philosophy, education, social, local wisdom, politics, economics, urbanism, multiculturalism, and others through interdisciplinary study. All papers submitted to the journal must be written in good Indonesian, English, Arabic or Malay.
Articles
670 Documents
PENGARUH COOPERATIVE LEARNING DENGAN METODE PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER (LT) DALAM PEMBELAJARAN SKI DI STAI AL-JAMI
Anisa Anisa
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2022): Januari : Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i1.6
Penelitian ini membahas cooperative learning dengan metode pembelajaran learning together dan membahas tentang seberapa efektif metode pembelajaran learning together dalam pembelajaran ski. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek penelitian 20 mahasiswa dan mahasiswi aktif di stai al-jami. Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran learning together efektif dalam pembelajaran ski.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC ) PADA PEMBELAJARAN AL QUR'AN HADIS KELAS 2 MADRASAH ALIYAH NEGERI BANJARMASIN
Aulia Rossa Agustina
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2022): Januari : Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i1.7
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model Cooperative integrated Reading and composition (CIRC) dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Penelitian ini mengkaji tentang suatu masalah dalam memperoleh sebuah data. Adapun sumber penelitian ini diperoleh dari buku-buku dan jurnal penelitian yang relevan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa angket yang berfokus kepada para mahasiswa aktif di STAI Al Jami Banjarmasin yang akan menilai. Dan dari hasil penelitian yang diperoleh cukup mengejutkan, sebab para mahasiswa tersebut setuju menggunakan model pembelajaran CIRC ini jika digunakan untuk para siswa kelas 2 Madrasah Aliyah Negeri Banjarmasin. Mungkin karna dalam proses pembelajaran nya ini para siswa nantinya akan dituntut lebih aktif dan terampil, juga dapat bekerjasama dengan baik dalam mengupas sebuah permasalahan yang dihadapi. Walaupun nantinya tetap terjadi kendala dan sesuatu hal tidak di inginkan terjadi juga, keadaan tersebut tidak mengurangi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Keefektifan itu tetap bisa didapatkan dan rasa menyenangkan itu tetap bisa diperoleh para siswa tersebut.
KARAKTERISTIK KESULITAN BELAJAR MEMBACA SISWA KELAS RENDAH DI MI AL-IRSYAD PATARIKAN
Novita Indriani
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2022): Januari : Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i1.8
Membaca merupakan proses tahapan belajar siswa dalam membaca bagi siswa sekolah dasar kelas awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan karakteristik kesulitan belajar membaca siswa kelas rendah sekolah dasar, serta faktor yang mempengaruhi penyebab kesulitan belajar membaca siswa kelas rendah. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Irsyad Patarikan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang bersifat deskriptif. Subjek dalam penelitian ini, yaitu 1 guru kelas 2 dan 2 siswa kelas 2. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dukomentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar membaca yang dihadapi oleh siswa, yakni kebiasaan membaca, kekeliruan mengenal kata dan kesulitan dalam mengeja.faktor penyebab kesulitan belajar membaca siswa, yaitu gangguan pengindraan, variasi mengajar guru, lingkungan keluarga dan motivasi dan minat siswa. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar membaca siswa kelas rendah yaitu dengan memberikan les tambahan, memberikan tugas/Pekerjaan Rumah (PR) dan memberikan motivasi belajar membaca.
ANALISIS UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN CALISTUNG ANAK USIA DASAR MELALUI BIMBINGAN BELAJAR DI RUMBEL ARIRA
Mutmainnah Mutmainnah;
Silawati Silawati
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2022): Januari : Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i1.9
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan strategi pembelajaran calistung yang digunakan dalam proses bimbingan belajar di Rumbel Arira. Untuk menganalisis sejauh mana pemahaman atau keberhasilan anak didik dalam menerima materi les calistung tersebut. Mengetahui bagaimana proses guru dalam mengenali karakteristik yang relative aktif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Informan dari penelitian ini adalah salah satu guru yang memegang bimbingan belajar calitung di Rumbel Arira. Data diambil dari hasil wawancara dan observasi di Rumbel Arira. Setelah itu, data dianalisis, menurut Miles dan Huberman dalam buku Sugiyono, aktivitas analisis data terdiri dari tiga tahap yaitu Reduksi data, Penyajian data, dan Kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang melakukan bimbingan calistung di Rumbel Arira mengalami peningkatan kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Tetapi peningkatannya berbeda untuk masing-masing anak, ada anak yang cepat dalam memahami penjelasan guru, namun ada juga anak yang perlu penjelasan yang berulang agar dapat memahami penjelasan guru. Biasanaya yang paling ditekankan orangtua ketika menitipkan anaknya untuk belajar di Arira adalah bagian membacanya, dan dari hasil observasi kebanyakan anak lemah untuk bagian membaca, untuk kemampuan menulis dan berhitung kebanyakan anak sudah cukup baik.
ANALISIS KESADARAN GURU TERHADAP RPP DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI MI MIFTAHUL ALIM HABAU
Asmiati Asmiati;
Fitriana Fitriana;
Jamilah Jamilah
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2022): Januari : Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i1.10
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya guru yang masih jarang menggunakan RPP dalam proses pembelajaran berlangsung. Memiliki keyakinan apriori mengenai cara mengajar telah cukup baik sehingga kurang mengembangkan berbagai keterampilan yang penting untuk dikuasai dan digunakan saat di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran guru terhadap RPP dalam proses pembelajaran di MI Miftahul Alim Habau yang mencakup: analisis kesadaran guru tentang perangkat pembelajaran RPP dan profesionalisme, pemahaman guru dalam menyusun RPP, dan pelaksanaan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survey dengan pengumpulan data melalui pengisian kuesioner/ angket serta menggunakan instrument nontest. Objek penelitian yaitu guru yang mengajar di MI Miftahul Alim Habau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara kesadaran guru terhadap RPP dalam proses pembelajaran. Dari data yang dihasilkan juga menyatakan bahwa perlu ditingkatkannya lagi kesadaran menggunakan RPP dalam Proses Pembelajaran yang disusun terlebih dahulu bersama perangkat pembelajaran yang lain pada waktu sebelum kegiatan mengajar dimulai. Kemampuan menyusun dan mengembangkan RPP hanya mendekati nilai korelasi yang baik.
Syukur wa Kufur Nikmat Fil Al Quran
Danang Wiharjanto;
Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i6.14
Syukur merupakan suatu ungkapan terima kasih kita atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya selain itu rasa syukur juga bisa kita sampaikan kepada sesama manusia. Dalam Islam Syukur beriringan dengan Zikir seperti kalimat alhamdulillah yang diucapkan dengan lisan kita selain mengungkakan dalam hati atau juga lewat berbuatan anggota badan.Kita harus bersyukur pada nikmat yang diberikan oleh Allah karenan dengan syukur itu nikmat kita akan ditambahkan sesuia dengan janji Allah dalam Al Quran sedangkan Kufur rmerupakan kebalikan dari sifat syukur dimana ada rasa mengingkari dan menutupi segala pemberian dan nikmat Allah yang akan menyebabkan azab dan siksa bagi manusia..Kebodohan dan kelalaian merupkan hal yang menghambat syukur kita kepada Allah..Syukur akan dapat menambahkan keiklasan dan memotivasi kita dalam berbuat kebaikan dalam ibadah kita seperti yang telah Rosulullah ajarkan dalam perkataan dan tindakanya.
KEPEMIMPINAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Hafiz Sandeq Yusuf;
Iyan Al Iqlhas;
Gallyosa Mariski Saputra;
Ragil Rizki Raditya Esha;
Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i6.15
Kepemimpinan dalam islam merupakan hal yang selalu menjadi perdebatan dan pembahasan yang bagus untuk diperbincangkan. Islam memberikan ajaran seorang pemimpin memiliki moral, kebijaksanaan, dan bisa menjadi panutan dalam sekumpulan orang yang memiliki kerendahan hati,kejujuran, dan memiliki sifat kepemimpinan yang tinggi. Prinsipnya dalam kehidupan sehari hari kita dapat melaksanakannya seperti halnya menjadi imam dalam shalat sehari hari, bagaimana melaksanakan arti dari kepemimpinan dan menjadi pemimpin yang baik dalam kualitas dalam memimpin sebuah kepemimpinan yang terorganisasi. Allah telah memilih atau mengutus seorang nabi atau rosul yang dipilih untuk menjadi pemimpin dalah agama islam yaitu Nabi Muhammad SAW. Kepemimpinan islam merupakan kepemimpinan yang menjadikan pemimpin dengan konsep dunia dan akhirat, Seperti contohnya Kepemimpinan khilafah yang memiliki tugas atau ditunjuk oleh orang orang muslim yg percaya kepada orang tersebut agar dijadikan pemimpinnya. Kepemimpinan dalam negara juga termasuk dalam hal perspektif islam karena negara kita termasuk negara islam terbesar di dunia. Kepemimpinan memiliki tugas bukan hanya di dalam kemanusiaan tetapi harus dipertanggung jawabkan kepada Allah SWT. Kepemimpinan dalam perspektif islam memiliki arti berbeda atau khas tersendiri pada kepemimpinan pada umumnya sehingga kepemimpinan dalan persepektif islam tidak bisa disamakan dengan hal yang biasanya kita temukan pada hal sehari hari yang kita lakukan atau temui.
HUKUM KOMUNIKASI DALAM PRESPEKTIF ISLAM
Muhamad Subur Wijaya;
Nadhif Skha Ramadhan;
Rizki Amirul Aziz;
Dimaz Shaquille;
Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i5.16
Hukum adalah aturan berupa sanksi dan norma yang diterapkan dengan tujuan mengatur berbagai hak dan kewajiban warga negara tanpa konflik. Tujuan undang-undang ini adalah untuk membatasi perilaku masyarakat dan mencapai keadilan sosial. Semua masyarakat memiliki hak untuk membela diri di depan hukum. Ini berarti kedudukan yang sama di hadapan hukum untuk semua, tanpa memandang asal atau status. Manusia juga makhluk sosial, dan makhluk sosial tidak dapat dipisahkan dari apa yang disebut komunikasi. Komunikasi dapat dibagi menjadi dua bidang: komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung. Komunikasi adalah bagian terpenting dalah hidup. Komunikasi Islam mengajak manusia pada jalur dakwah yang menekankan nilai-nilai agama dan sosial budaya melalui penerapan prinsip dan metode yang terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadist. Prinsipnya bukan hanya transmisi pesan dan munculnya perubahan perilaku komunikator, tetapi juga penciptaan jaringan interaksi sosial yang harmonis dan berbasis norma.
PRINSIP DASAR ILMU KOMUNIKASI ISLAM
Maghfira Septi Arindita;
Meila Asfi Raykhani;
Naufal Ra’uf;
Rulyn Ardianoor;
Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i5.17
Komunikasi ialah aktivitas yang selalu dipakai oleh mahluk ciptaan Allah dalam bersosialisasi. Tidak mungkin memisahkan komunikasi dari kehidupan manusia. Tindakan berkomunikasi melibatkan lebih dari sekedar mengirim pesan melalui media atau saluran tertentu yang diterima dengan baik oleh komunikan. Lebih penting lagi, komunikasi merupakan interaksi yang didorong oleh niat baik dan terfokus pada kebutuhan pribadi dan kepentingan dunia. Menurut ilmu komunikasi, upaya komunikasi mungkin tidak mencakup informasi tentang akhirat dan akibatnya, mungkin memiliki konsekuensi untuk penyebaran berita atau pesan hoaks melalui media sosial dan media massa lainnya. Hal ini tentu meresahkan dan menimbulkan kegaduhan di lingkungan sekitar, menarik perhatian orang-orang yang membutuhkan ketenangan dan menghalangi mereka untuk membaca berita. Tidak terkecuali komunikasi dalam agama Islam. Fungsi komunikasi Islam harus terintegrasi agar dapat digunakan untuk komunikasi. Komunikasi sangat penting dan memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari. Konsep dasar dalam komunikasi secara konsisten didirikan pada ajaran dan ilmu pengetahuan Islam. Al-Qur'an, Sunnah, dan Hadits, yang dianggap sebagai petunjuk awal bagi umat Islam, menjadi landasan bagi perkembangan ilmu komunikasi.
KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM MEMBINA AKHLAKUL KARIMAH
Abdullah Ra’uuf Muttaqi;
Muhammad Razky Althayana;
Muksin Okta P;
Rakha Adrian;
Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i5.18
Communication is delivery in the form of informatics, emotions, and ideas in skills and so on. Communication can also be done to teach discipline in worship, guide, direct and make it easier to interact with someone.Fostering can build morals for religious life and religious education which is important in our country which is based on first Pancasila “Belief in One Supreme God”.Morals are able to educate, understand, and practice Islamic teachings in accordance with the authentic Al-Quran and Sunnah, which are based on understanding, diversity that is competence, both in knowledge (cognitive), attitude (affective), and behavior (psychomotor).