Penelitian ini mengkaji eksistensi bhaqaf sebagai kearifan lokal masyarakat Batuputih, Sumenep. Penelitian bertujuan untuk mengetahui latar belakang pendirian, fungsi sosial-keagamaan, serta faktor penyebab menurunnya eksistensi bhaqaf. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bhaqaf dibangun sebagai tempat bersuci, beribadah, dan beristirahat bagi petani maupun musafir akibat keterbatasan akses air bersih dan minimnya sarana ibadah pada masa lalu. Namun, meningkatnya akses air bersih, bertambahnya masjid dan mushala, perkembangan transportasi, serta perubahan mata pencaharian masyarakat menyebabkan fungsi bhaqaf mengalami penurunan. Meski demikian, sebagian bhaqaf masih digunakan oleh masyarakat tertentu. Penelitian ini menunjukkan bahwa bhaqaf memiliki nilai historis, sosial, dan religius yang penting sebagai warisan budaya Islam lokal Madura.
Copyrights © 2026