Islamic Education
Vol. 1 No. 3 (2023): July : journal Islamic Education

AKAD JUAL BELI DALAM KEBIASAAN MASYARAKAT BANJAR

Malika Nor Azizah (Universitas Lambung Mangkurat)
Anisa Rahmah (Universitas Lambung Mangkurat)
Milawati (Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
28 Oct 2023

Abstract

Dalam tradisi Masyarakat Kalimantan Selatan memiliki kebiasaan yang mungkin kedengarannya singkat, padat, jelas; namun memiliki maksud dan tujuan yang sangat baik yaitu akad jual-beli. Karena Masyarakat Kalimantan Selatan masih mengandalkan pasar tradisional seperti salah satunya pasar Terapung Muara Kuin yang letaknya di Sungai Barito ataupun tukang sayur keliling, ketimbang pasar modern seperti minimarket, swalayan, dan lain-lain. Hal tersebut juga melatar belakangi kenapa Masyarakat Kalimantan Selatan mudah untuk bersosialisasi terhadap Masyarakat di sekitarnya. Untuk akad jual-beli sendiri dilakukan dengan Bahasa sehari-hari Masyarakat Kalimantan Selatan, yaitu Bahasa Banjar. Biasanya akad tersebut akan terucap setelah menyelesaikan transaksi, dan biasanya si penjual akan berkata “dijual lah” artinya dengan sepenuh hati berterima kasih kepada si pembeli karena membeli barang yang dijajakan si penjual, yang mana pernyataan tersebut akan dibalas oleh si pembeli dengan spontan berkata “ditukar lah” yang artinya turut berterima kasih pula bahwasanya si penjual telah memberikan yang terbaik untuk si pembeli. Untuk urutan siapa yang lebih dulu mengatakannya sama sekali tidak ada masalah. Pembeli atau penjual sudah terbiasa membudayakan hal tersebut, bahkan akan saling berkata demikian.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Education

Publisher

Subject

Description

Islamic Education P ISSN 2962 679X E ISSN 2962 7249 welcomes submissions of articles that provide insight into current and major issues related to education. This journal provides a place for researchers to discuss pursue and promote knowledge in emerging and developing fields of education science ...