cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
nasirmuning@gmail.com
Phone
+6285138795378
Journal Mail Official
Jurnal.islamic.edu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samudera II No. 36 Rt. 45 Beruntung Jaya Banjarmasin.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Islamic Education
Published by CV. Maryam Sejahtera
ISSN : 2962679X     EISSN : 29627249     DOI : https://doi.org/10.68352/education
Core Subject :
Islamic Education P ISSN 2962 679X E ISSN 2962 7249 welcomes submissions of articles that provide insight into current and major issues related to education. This journal provides a place for researchers to discuss pursue and promote knowledge in emerging and developing fields of education science studies. Articles can be written in English or Indonesian. This journal publishing frequency is quarterly or four times a year with issue period in March June September and December.
Arjuna Subject : -
Articles 326 Documents
PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDLBN 1 AMUNTAI Aulia Rasyada; Rossianna Zulfah; Uswatun Hasanah
Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2022): Januari: journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami, menganalisis, dan mendeskripsikan peran guru dalam proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLBN) 1 Amuntai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun sumber data penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu sumber data primer dan data sekunder. Informan penelitian yaitu Guru Kelas I dan Guru Kelas III. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa peran guru dalam proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri 1 Amuntai sangatlah berpengaruh, mengingat guru adalah insan yang memimpin jalannya proses pembelajaran di sekolah, terlebih lagi untuk anak yang memiliki keterbatasan, baik dari segi fisik maupun mental. Tidak dapat dipungkiri bahwa mendidik anak berkebutuhan khusus membutuhkan usaha yang lebih dibandingkan mendidik anak normal. Kedekatan hubungan antara guru dengan anak sangat penting untuk mempengauhi kinerja akademik peserta didik. Oleh karena itu, salah satu peran guru yakni harus dapat mengimplementasikan metode yang baik dan benar agar tercipta pembelajaran yang efektif dan efisien.
UPAYA SEKOLAH DALAM MENUMBUHKAN NILAI KEPEDULIAN SOSIAL DI MI AL-MUAWWANAH Ayu Rahmawati; Mujahadah; Nurul Mahmudah
Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2022): Januari: journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i1.2

Abstract

Nilai peduli sosial merupakan salah satu karakter yang sangat diperlukan bagi siswa. Dalam rangka meningkatkan nilai kepedulian sosial pada diri siswa Kemendiknas menyatakan bahwa peduli sosial merupakan sikap serta tindakan yang selalu ingin memberikan bantuan terhadap orang lain dan juga masyarakat yang membutuhkan. Urgensi dari penelitian ini karena pendidikan kepedulian sosial penting ditanamkan sejak usia sekolah dasar. Sekolah dianggap mempunyai peranan penting dalam menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai kepedulian sosial dan membantu peserta didik membangun karakter dan budi pekerti untuk menjadi insan yang berkarakter baik. tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya sekolah dalam menunbuhkan nilai kepedulian sosial pada siswa di MI Al-Muawwanah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis narrative research. Tempat penelitian di lakukan di sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-Muawwanah yang beralamatkan di Jl. Haji Husin rt. 1 baruh bahinu dalam, Kec. Paringin Selatan, Kab. Balangan, Prov. Kalimantan Selatan. Dan subjek penelitaian ini adalah Kepala sekolah dan Guru MI Al-Muawwanah. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat dua strategi yang dilakukan sekolah untuk menumbuhkan karakter kepedulian sosial yaitu melalui upaya program kegiatan yang diterapkan oleh pihak sekolah seperti upacara bendera, pramuka, gotong royong, menjenguk teman sakit, memberikan sumbangan, kunjungan takziah, tadarus pagi dan piket kelas. Adapun strategi yang kedua yaitu dilakukan oleh guru melalui pembelajaran didalam kelas seperti diadakan tugas berkelompok kepada siswa.
PEMANFAATAN JUZ ‘AMMA INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MIN 15 HST Halimatus Sa’diah; Mahmudin Mahmudin; Siti Aminah
Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2022): Januari: journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Juz ‘Amma interaktif sebagai media dalam proses pembelajaran Al-Qur’an hadits di MIN 15 HST yang meliputi peran guru dalam menggunakan media serta bagaimana pengaruhnya dalam proses pembelajaran Al-Qur’an hadits. Untuk penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Media dalam proses pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting, oleh karena itu guru sebagai pendidik dituntut menggunakan media dalam proses pembelajaran sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Ada berbagai macam media yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran, baik media audio, visual, maupun audio visual. Bahkan seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), para pakar pendidikan berlomba-lomba untuk menciptakan media yang tidak hanya menyajikan ilmu pengetahuan tetapi juga dapat menarik perhatian peserta didik agar termotivasi dan bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Dalam hal ini, MIN 15 HST sebagai lembaga pendidikan menyediakan berbagai media, salah satunya adalah Juz ‘Amma interaktif yang dapat digunakan untuk mempermudah peserta didik dalam memahami materi pembelajaran, selain itu juga dapat dijadikan referensi media bagi guru, terutama dalam pembelajaran Al-Qur’an hadits.
PENERAPAN QUANTUM TEACHING PADA PEMBELAJARAN AL-QURAN DI SDIT AN-NAHL KABUPATEN TABALONG Muhammad Said
Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2022): Januari: journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i1.4

Abstract

Pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar beracuan dari pemilihan strategi dan metode. Dalam pembelajaran Alquran seorang guru harus menggunakan strategi dan metode yang tepat sebab dengan menggunakan strategi dan metode yang tepat akan tercapainya tingkat keberhasilan yang lebih tinggi, lebih baik dan menyeluruh bagi peserta didik. enelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan quantum teaching pada pembelajaran Alquran di SDIT An-Nahl Kabupaten Tabalong dengan jenis penelitian lapangan studi kasus. Subjek penelitian adalah kepala sekolahdan guru Alquran. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah dasar islam terpadu An-Nahl sudah menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching atau yang sering disebut dengan metode TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, Rayakan)
KOMPETENSI GURU MATEMATIKA DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI MATEMATIS SISWA SDN KARYA MAKMUR TABUKAN Norjanah Norjanah
Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2022): Januari: journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i1.5

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang tercantum dalam kurikulum dan perlu diberikan kepada semua peserta didik. Untuk membekali peserta didik dengan berbagai kemampuan tersebut diperlukan tenaga pendidik (guru) yang kompeten dibidangnya. Guru merupakan faktor utama penunjang pendidikan formal karena guru merupakan tokoh dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa. Karena itu kompetensi guru menjadi salah satu yang berperan penting dalam pendidikan terutama dalam meningkatkan kompetensi matematis siswa. Kompetensi guru berkaitan dengan kemampuan guru dalam mengajar, membimbing dan juga memberikan teladan hidup kepada siswa. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kompetensi guru matematika dalam mengembangkan kompetensi matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengembangkan kompetensi matematis siswa guru menggunakan media yang menarik untuk pendukung dalam pembelajaran matematika selain itu, guru juga menggunakan contoh-contoh di lingkungan sekitar untuk memudahkan pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika seperti dalam hal jual beli menggunakan uang, siswa diajarkan untuk menghitung jumlah uang yang di keluarkannya untuk belanja. Informan mengatakan bahwa lebih banyak siswa yang mengerti matematika daripada yang tidak. Cara guru mengembangkan kompetensi matematis siswa dengan menggunakan metode atau media pembelajaran untuk melatih siswa agar berpikir kritis. Artikel ini akan membahas tentang kompetensi guru dalam mengembangkan kompetensi matematis siswa di SDN Karya Makmur Tabukan
Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Melalui Strategi Pembelajaran Quantum Teaching Pada Mata Pelajaran Fikih Di Kelas VII MTS Negeri 2 Langkat Isma Al Hidayah; Satria Wiguna
Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2022): April :  journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i2.29

Abstract

Permasalahan penelitian ini menemukan kesulitan siswa dalam memahami pelajaran khususnya pada materi thaharah, sehingga hasil belajar yang diperoleh jauh dari kriteria ketuntasan (KKM). Bahkan nilai ketuntasanya dalam satu kelas itu hanya mencapai 40% selebihnya banyak siswa yang tidak tuntas. Begitu juga dalam penyampaian materi, guru masih cenderung menggunakan metode konvensional berupa metode ceramah, dan tanya jawab, sehingga siswa masih pasif karena dalam kegiatan pembelajaran masih berpusat kepada guru (teacher center). Jenis penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian Tindak Kelas. Maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dalam bentuk spiral dan siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Subjek atau informan dalam penelitian tindakan kelas adalah 40 orang siswa/i dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes, angket dan dokumentasi. Hasil kesimpulan bahwa upaya peningkatan kemampuan pemahaman siswa pada bidang studi Fikih di Kelas VII MTs. Negeri 2 Langkat sudah terlaksana dengan baik dan sudah terdapat peningkatan, bukti ini menujukkan dari sejak awal pra siklus yaitu jumlah siswa yang mendapatkan ketuntasan nilai yaitu 29,7 % siswa yang mendapatkan nilai tuntas pada bidang studi Fikih, pada Siklus I meningkat menjadi 46 % siswa yang tuntas dalam kegiatan pembelajaran Fikih pada materi memahami surat pendek Materi thaharah. Pada Siklus II tingkat ketuntasan siswa dalam belajar Fikih yaitu 78,3 %. Kemudian dianalisis dari Siklus III ketuntasan siswa mencapai 90,3 %.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Learning Start With A Question Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas XI MAS Pondok Pesantren Modern Babussalam Teluk Bakung Sri Agustini; Diani Syahfitri
Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2022): April :  journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i2.30

Abstract

Permasalahan penelitian ini menemukan kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran, oleh karena itu perlu diterapkan dengan model pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan desain yang digunakan yaitu pretest dan postest.Maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dalam bentuk spiral dan siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Subjek atau informan dalam penelitian tindakan kelas adalah 32 orang siswa/i dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) pada materi jinayah dan hikmahnya dalam meningkatkan keaktifan siswa XI MAS PPM Babussalam Teluk Bakung terlaksana dengan baik dan lancar. Ketika siswa dibagi menjadi 4 kelompok, dan setiap kelompok terdiri dari 8 siswa, dan terdapat perubahan yang positif pada sikap, semangat, keaktifan, keberanian, dan juga pemahaman terhadap siswa. Jika pada pelaksanaan pada siklus I nilai dari hasil catatan laporan kegiatan siswa saat pelaksanaan kegiatan masih sebesar 52,5, maka pada pelaksanaan siklus II ini sudah mengalami peningkatan yaitu menjadi 82,5. Sedangkan rata-rata nilai yang diperoleh oleh kelas XI di MAS PPM Babussalam Teluk Bakung adalah dengan ketuntasan siswa sebanyak 7 orang (21,87%). Pada siklus I rata-rata nilai siswa sebesar 71,34 dengan ketuntasan siswa sebanyak 20 orang (65,5%). Pada siklus II meningkat 87,5%.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Kelas VIII MTS TPI Tanjung Putus Utari Ramadhani; Marhan Hasibuan
Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2022): April :  journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i2.31

Abstract

Permasalahan yang terjadi berupa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas VIII masih rendah dan tidak memenuhi KKM yaitu 78 yang telah ditetapkan oleh pihak Madrasah.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs TPI Tanjung Putus yang berjumlah 20 orang. Peneltian Ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pelaksanaa pra siklus diperoleh nilai rata-rata 70 dengan ketuntasan belajar (20%). Kemudian dilaksanakan siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 76,5 dengan ketuntasan belajar (50%) dan masih banyak siswa yang belum memenuhi nilai KKM. Kemudian dilakukan tindakan siklus II, terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 81 dengan ketuntasan belajar 80%. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak materi akhlak terpuji bagi diri sendiri.
Penerapan Metode Pembelajaran Reward Dalam Meningkatkan Questioning Skill Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas VIII SMP Nusa Indah Secanggang Ahmad Rusdi Hatami; Muamar Al Qadri
Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2022): April :  journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i2.32

Abstract

Permasalahan yang terjadi berupa proses pembelajaran pendidikan agama islam dikelas masih menggunakan metode klasik dimana pembelajaran terpusat pada Guru, sehingga pembelajaran di SMP Nusa Indah pada mata pelajaran pendidikan agama islam bersifat satu arah, atau lebih terpusat pada guru, sehingga siswa menjadi pasif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Nusa Indah Secanggang berjumlah 30 orang. Peneltian Ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran reward dapat questioning skill siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi Iman Kepada Kitab-kitab Allah kelas VIII SMP Nusa Indah, Adapun peningkatannya adalah dimana hasil observasi pada pra siklus ada ada 5 siswa atau 15,2% yang dikatagorikan memiliki questioning skill dalam belajar, Setelah dilakukan tindakan penerapan Model pembelajaran reward pada siklus I questioning skill siswa meningkat, ada 23 siswa atau 69,7% dan meningkat lagi pada siklus II yaitu 33 siswa atau 100%. Kata kunci:
Peran Seni dalam Mengkonstruk Perilaku Keagamaan Husni Arifin; M. Iqbal Wahyudi; Nur Azemie; Andriana Eka Putri; Marissa Helmafina
Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i1.146

Abstract

The purpose of this article is to explore the role of art in shaping religious behavior. This article investigates the various ways in which art has been used to construct, shape, and influence religious behavior throughout history. This article draws on academic research and literature to provide an analysis of the role of art in religious behavior. This paper shows that art plays an important role in interpreting religious messages and beliefs, influencing adherents' behavior, and providing a medium for religious expression.

Page 1 of 33 | Total Record : 326