Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kunci keberhasilan orang tua dalam menanamkan cinta dan hafalan Al Qur’an pada anak sejak usia dini. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama dalam pembentukan karakter religius anak. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan orang tua dipengaruhi oleh keteladanan dalam beribadah, konsistensi pendampingan, penerapan metode hafalan yang menyenangkan, serta penciptaan suasana rumah yang kondusif dan penuh kasih sayang. Selain itu, motivasi yang diberikan secara positif, penghargaan atas capaian anak, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan turut memperkuat proses internalisasi nilai-nilai Al Qur’an. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh target hafalan, tetapi juga oleh kualitas hubungan emosional antara orang tua dan anak yang dibangun melalui komunikasi yang hangat dan berkesinambungan. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi keluarga dalam membangun generasi yang mencintai dan mengamalkan Al Qur’an secara konsisten.
Copyrights © 2026