Pendidikan Inklusif merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan persamaan hak dan keadilan dalam memberikan layanan kepada seluruh peserta didik tanpa terkecuali, termasuk anak berkebutuhan khusus. Penerapannya di tingkat SD/MI sangat penting karena menjadi dasar pembentukan kemampuan akademik, sosial, dan emosional siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendidikan inklusif serta mengidentifikasi berbagai kendala dan peluang yang muncul. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah dalam lima tahun terakhir dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan inklusif belum optimal, ditandai dengan rendahnya kompetensi guru, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kurangnya pelatihan dan dukungan kebijakan. Selain itu, stigma sosial terhadap anak berkebutuhan khusus juga menjadi hambatan. Namun, pendidikan inklusif memiliki peluang besar untuk berkembang melalui dukungan kebijakan pemerintah, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kesadaran masyarakat dan kolaborasi berbagai pihak.
Copyrights © 2026