Penelitian ini mengkaji tentang karya seni kaligrafi di UKM JQH Al-Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta menggali makna yang tersirat dalam setiap goresan karya seni kaligrafi sebagai seni memahami Al-Qur’an dengan cara yang penuh kreasi dan tidak monoton. Fokus kajian ini berpusat pada pengungkapan bentuk living Al-Qur’an dalam karya seni kaligrafi. Selain itu, kaligrafi dinilai dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antara makna dan nilai estetika secara harmonis sehingga keunggulan penggunaan karya seni kaligrafi sebagai media untuk memahami Al-Qur’an juga menjadi salah satu topik yang akan dikaji dalam penelitian ini. Metode dalam kajian ini termasuk kedalam riset kualitatif. Prosedur kajiannya memanfaatkan pendekatan fenomenologi, antropologi dan psikologi. Adapun teknik pengumpulan data dalam kajian ini dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Melalui metode penelitian, pendekatan, serta teknik pengumpulan data tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa Kaligrafi bukan hanya seni visual tetapi juga perwujudan hidup dari Al-Qur'an. Setiap goresan kaligrafi menciptakan "living Al-Qur'an," di mana keindahan huruf-huruf menciptakan karya seni yang hidup. Melalui pemilihan gaya tulisan, ukuran huruf, dan perpaduan warna, kaligrafi menjadi media yang indah untuk menyampaikan pesan-pesan Al-Qur'an dengan keindahan berasal dari hati dan jiwa seniman.
Copyrights © 2023