Pendidikan Islam pada hakikatnya erat kaitannya dengan Filsafat Pendidikan Islam, yang berakar dari al-Qur’an dan al-Hadits (al-Sunnah) sebagai sumber utama. Dari kedua sumber ini, muncul berbagai pemikiran mengenai persoalan keislaman, termasuk dalam aspek pendidikan. Para ulama, melalui metode seperti qiyas dan ijma’, mengembangkan pemikiran-pemikiran tersebut sebagai bentuk olah intelektual terhadap sumber pokok. Metode ini bertujuan untuk menghadirkan pemahaman dan aplikasi yang relevan dengan zaman, namun tetap berlandaskan pada ajaran dasar Islam. Dengan demikian, landasan dasar Pendidikan Islam terbentuk dari keseimbangan antara nash (teks agama) dan akal (pemikiran ulama), yang memberikan panduan komprehensif (luas) untuk perkembangan intelektual, spiritual, dan moral umat. Tujuan dari Pendidikan Islam, sesuai dengan pandangan ini, adalah membentuk manusia yang memiliki keseimbangan dalam aspek spiritual dan intelektual, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa melupakan prinsip-prinsip dasar ajaran Islam.
Copyrights © 2026