Wijaya Putra Law Review
Vol 5 No 1 (2026): April

PENYALAHGUNAAN PEMANFAATAN RUANG SEBAGAI MODUS PENCUCIAN UANG : ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENGAWASAN TATA RUANG DI INDONESIA

Leila Virdayanti H (Fakultas Hukum Universitas Jambi)
Arrie Budhiartie (Fakultas Hukum Universitas Jambi)
Latifah Amir (Fakultas Hukum Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyalahgunaan pemanfaatan ruang sebagai modus pencucian uang dalam perspektif hukum tata ruang di Indonesia. Pesatnya perkembangan sektor properti dan real estate menjadikannya medium strategis bagi pelaku kejahatan untuk menyamarkan asal-usul dana ilegal melalui mekanisme transaksi, alih fungsi lahan, dan manipulasi perizinan yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang. Studi ini menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus untuk menganalisis efektivitas penataan ruang serta keterkaitannya dengan praktik pencucian uang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya sistem pengawasan penegakan hukum dalam penataan ruang membuka peluang terjadinya penyalahgunaan ruang sebagai sarana pencucian uang, khususnya pada sektor properti dan real estate. Secara konseptual maupun praktis, penelitian ini menegaskan bahwa pengawasan tata ruang yang efektif memiliki peran strategis dalam mendukung pencegahan pencucian uang di Indonesia melalui penguatan sistem perizinan, integrasi data antar instansi, serta koordinasi antara lembaga penataan ruang dan aparat penegak hukum. Dengan demikian, pengawasan tata ruang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pencegahan tindak pidana pencucian uang di Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

wijayaputralawreview

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Wijaya Putra Law Review merupakan jurnal yang berfokus pada publikasi hasil penelitian pada bidang ilmu secara hukum baik Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara dan Hukum Internasional. Wijaya Putra Law Review terbit 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan ...