Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemerintah untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis elektronik (e-government), termasuk dalam bidang ketenagakerjaan. Salah satu inovasi tersebut adalah Website ASSIK (Arek Suroboyo Siap Kerjo) yang dikembangkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya sebagai media penyedia informasi lowongan kerja bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerimaan pengguna terhadap Website ASSIK berdasarkan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Technology Acceptance Model diperlakukan sebagai satu variabel yang diukur melalui dua indikator, yaitu Perceived Ease of Use (persepsi kemudahan penggunaan) dan Perceived Usefulness (persepsi kemanfaatan). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 385 responden pengguna Website ASSIK dengan menggunakan skala Likert empat tingkat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator persepsi kemudahan penggunaan memperoleh nilai grand mean sebesar 2,69 dengan kategori Setuju, sedangkan indikator persepsi kemanfaatan memperoleh nilai grand mean sebesar 2,73 dengan kategori Setuju. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengguna menilai Website ASSIK relatif mudah digunakan serta memberikan manfaat dalam memperoleh informasi lowongan pekerjaan. Dengan demikian, penerimaan masyarakat terhadap Website ASSIK berdasarkan pendekatan Technology Acceptance Model tergolong baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan kualitas layanan, kemudahan akses, serta optimalisasi fitur website agar semakin mampu memenuhi kebutuhan pencari kerja secara efektif dan efisien.
Copyrights © 2026