Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan kompleks dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian seiring tuntutan pembelajaran abad ke-21. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menguatkan kompetensi guru PAI melalui program reflective teaching berbasis komunitas praktisi. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan siklus refleksi, observasi sejawat, focus group discussion (FGD), dan komunitas praktisi. Kegiatan melibatkan guru PAI yang secara kolaboratif merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan praktik pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, merefleksikan, dan memperbaiki pembelajaran PAI secara berkelanjutan. Guru juga lebih mampu mengidentifikasi masalah pembelajaran, merumuskan alternatif solusi, serta berbagi praktik baik dalam komunitas. Implikasi kegiatan ini adalah model pendampingan reflective teaching berbasis komunitas praktisi dapat direplikasi dan diadaptasi dalam forum MGMP/KKG PAI untuk pengembangan profesional berkelanjutan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan kompetensi guru PAI secara utuh dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024