Tanaman sagu (Metroxylon sagu Rottb) memiliki potensi dikembangkan sebagai obat bahan alam, salah satunya sebagai antioksidan, salah satunya pada bagian daging buahnya. Untuk itu perlu diteliti kadar senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan seperti flavonoid dan fenolik. Penelitian ini menggunakan daging buah sagu yang diekstraksi dengan metode maserasi etanol 96%, kemudian dilakukan uji kadar flavonoid total dengan kesetaraan kuersetin dan fenolik total dengan kesetaraan asam galat menggunakan spektrofotometri UV-Vis, serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan pembanding vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daging buah sagu memiliki kadar flavonoid total sebesar 14,088 mgQE/g dan kadar fenolik total sebesar 19,711 mgGAE/g serta memiliki IC50 sebesar 61,022 ppm dibanding vitamin C memiliki IC50 sebesar 2,392 ppm. Hal ini menunjukkan daging buah sagu memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan didukung kadar senyawa bersifat antioksidan yang baik.
Copyrights © 2026