Infeksi nosomial merupakan infeksi yang terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan dan menjadi tantangan serius dalam dunia medis. Siswa SMK Kesehatan sebagai calon tenaga kesehatan perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai pencegahan dan pengendalian infeksi. Namun, penyampaian materi yang masih konvensional membuat edukasi kurang menarik dan kurang optimal. Perkembangan teknologi informasi memungkinkan penyampaian edukasi kesehatan melalui media digital yang lebih interaktif, salah satunya animasi. Sayangnya, keterampilan produksi konten animasi di lingkungan SMK Budi Utomo Sokaraja masih terbatas, sehingga diperlukan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi siswa dan guru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melatih siswa dan guru dalam memproduksi konten animasi edukasi digital tentang infeksi nosokomial. Tahapan mencakup kegiatan sosialisasi, proses pelatihan, implementasi teknologi, pendampingan, serta keberlangsungan program. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan juga keterampilan guru dan siswa dalam penerapan teknik animasi untuk pembuatan konten edukasi berbasis digital. Produk yang dihasilkan selanjutnya dapat didistribusikan melalui media digital sekolah dan keberlanjutan program dapat dikembangkan untuk konten edukasi lainnya di lingkungan sekolah. Selain itu terbentuk pula sebuah eksistensi program tim kreatif sekolah.
Copyrights © 2026