Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Faktor gaya hidup seperti stres dan kepatuhan diet memiliki peran penting dalam pengendalian tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan kepatuhan diet dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Palaran. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 106 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) 15, kuesioner kepatuhan diet, dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60 responden (56,6%) mengalami stres sedang dan 60 responden (56,6%) patuh terhadap diet hipertensi, sedangkan 46 responden (43,4%) tidak patuh terhadap diet hipertensi. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan tekanan darah (p = 0,762) maupun antara kepatuhan diet dengan tekanan darah (p = 0,678). Tingkat stres dan kepatuhan diet tidak berhubungan secara signifikan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi (p>0,05). Oleh karena itu, penderita hipertensi disarankan untuk tetap mengelola stres dan mematuhi diet rendah garam. Selain itu, petugas kesehatan juga diharapkan dapat memberikan edukasi gizi secara rutin.
Copyrights © 2026