Pemanis siklamat merupakan pemanis sintetis yang digunakan pada berbagai produk minuman kemasan sehingga penggunaannya perlu diperhatikan dalam rangka menjamin keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif pemanis siklamat pada minuman kemasan yang beredar di wilayah sekitar Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode analisis kualitatif menggunakan reaksi pengendapan. Sebanyak 24 sampel minuman kemasan diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan dengan mereaksikan sampel dengan HCl, BaCl2, dan NaNO2, kemudian mengamati terbentuknya endapan putih secara visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21 sampel (87,5%) tidak menunjukkan terbentuknya endapan putih, sedangkan 3 sampel (12,5%), yaitu E3, G3, dan H2, menunjukkan terbentuknya endapan putih dan dinyatakan positif terhadap siklamat. Dengan demikian, terdapat sebagian minuman kemasan yang diperiksa teridentifikasi positif mengandung siklamat secara kualitatif. Pemeriksaan kuantitatif diperlukan untuk menentukan kadar siklamat pada sampel positif dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan batas maksimum penggunaan yang berlaku.
Copyrights © 2025