Kurangnya pemahaman pelaku UMKM di Desa Cipareuan terhadap urgensi sertifikasi halal menjadi salah satu hambatan dalam meningkatkan daya saing dan legilitas produk. Hal ini menunjukkan perlunya pelatihan dan pendampingan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal dalam memperkuat UMKM di Desa Cipareuan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode pelatihan partisipasif secara door to door, penelitian ini menggali respons, kebutuhan, serta perubahan perilaku UMKM. Penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan dan motivasi pelaku usaha, sedangkan pendampingan teknis membantu mereka melewati prosedur administrasi yang rumit. Dari 15 UMKM yang didampingi, empat berhasil terbit sertifikat halal produk, sementara lainnya masih dalam proses verifikasi. Temuan ini membuktikan bahwa pendampingan berperan penting dalam mengatasi hambatan informasi, teknis, dan kepercayaan pelaku usaha terhadap sertifikasi halal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam merancang program pemberdayaan berbasis nilai keislaman dan kebutuhan lokal.
Copyrights © 2025