Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kritis terhadap Pembaruan Interpretasi Fazlur Rahman dalam Studi Al-Qur'an Robi Rahman, Daden; Kurniawan, Agi
Al Mudzakarah Vol. 2 No. 1 (2025): Al Mudzakarah: Journal of Islamic Studies
Publisher : LPPM IAI PERSIS GARUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji pemikiran Fazlur Rahman, tokoh pembaruan Islam abad ke-20, dalam bidang tafsir dan studi al-Qur’an, dengan fokus pada teori double movement. Teori tersebut menyatakan bahwa pemahaman al-Qur'an harus melalui dua gerak, yakni dari konteks kekinian ke masa turunnya al-Qur’an untuk menemukan ideal moral, lalu kembali ke konteks kekinian dengan menerapkan ideal moral tersebut. Artikel ini menilai teori Rahman sebagai representasi pendekatan hermeneutika Barat, khususnya hermeneutika metodologis, yang berujung pada relativisasi ajaran normatif Islam. Dalam praktiknya, teori ini dapat berimplikasi pada dekonstruksi hukum-hukum qath’i dalam Islam, dan memberi ruang dominan pada rasionalitas dan realitas sosial, menggeser posisi wahyu sebagai sumber hukum tertinggi. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan analisis kritis terhadap karya-karya primer dan sekunder terkait pemikiran Fazlur Rahman.
Mahabbah Kepada Allah Sebagai Tujuan Utama Pendidikan: Analisis Tematik Atas Tafsir Ibnu Katsir Kurniawan, Agi; Fathurohman, Salman
Jurnal Pendidikan Educandum Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Educandum
Publisher : Fakultas Pendidikan IAI Pangeran Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/jpe.v6i1.562

Abstract

Pendidikan yang hakiki tidak sekadar mengejar prestasi akademik, tetapi juga membimbing peserta didik menuju kesadaran akan tujuan hidup yang bersumber dari nilai-nilai ketuhanan. Dalam praktik pendidikan Islam modern, aspek spiritual sering kali terabaikan, sehingga proses pembelajaran lebih berfokus pada aspek kognitif dan bersifat mekanis. Berangkat dari hal ini, penelitian ini mengajukan dua pertanyaan: (1) bagaimana Ibnu Katsir menafsirkan konsep mahabbah (cinta) kepada Allah dalam ayat-ayat Al-Qur’an?, dan (2) bagaimana relevansi konsep tersebut sebagai orientasi pendidikan masa kini? Tujuan penelitian adalah mengkaji makna mahabbah dalam Tafsir Ibnu Katsir dan menganalisis relevansinya bagi pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan dan analisis tafsir tematik. Data diperoleh dari sumber-sumber primer seperti Al-Qur’an, Tafsir al-Qur’an al-‘Azhīm karya Ibnu Katsir, serta literatur pendukung seperti buku dan jurnal ilmiah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahabbah kepada Allah dalam penafsiran Ibnu Katsir bukan sekadar perasaan religius, melainkan kesadaran spiritual tertinggi yang terwujud dalam ketaatan kepada Rasulullah ﷺ, ketekunan dalam beramal saleh, dan komitmen terhadap ajaran Islam. Dengan demikian, cinta kepada Allah menjadi pondasi keimanan yang harus dibuktikan melalui ketaatan, kesetiaan, dan perbuatan baik. Konsep ini sangat relevan dijadikan dasar pendidikan Islam karena memadukan aspek spiritual, moral, dan emosional dalam pembelajaran. Nilai mahabbah tidak hanya mendorong pemahaman agama, tetapi juga penerapannya secara konsisten, sehingga pendidikan dapat membentuk insan yang paripurna: beriman, berilmu, dan berakhlak luhur.