Pengelolaan sampah merupakan permasalahan lingkungan yang krusial di wilayah pedesaan karena berdampak langsung terhadap kepunahan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kiaralawang, salah satu kampung di Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, menghadapi tantangan serius dalam mengelola volume sampah yang terus meningkat hingga melebihi kapasitas Tempat Pembuangan Akhir setempat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan bank sampah berbasis masyarakat sebagai strategi untuk menekan volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Partisipatif dengan melibatkan perangkat desa, pengurus Rukun Warga, Rukun Tetangga, dan masyarakat melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Kegiatannya meliputi edukasi pemilahan sampah yang dihadiri sekitar 60 peserta, lomba pungut sampah yang melibatkan lima Rukun Tetangga, dan pembentukan Bank Sampah Kiara Bersinar. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah, manfaat ekonomi melalui tabungan nasabah, serta tumbuhnya tanggung jawab kolektif terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Copyrights © 2026