Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah tempurung kelapa menjadi arang briket bernilai ekonomi serta mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action yang dilakukan melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta dengan melibatkan masyarakat secara aktif pada setiap tahapan pembuatan arang briket, mulai dari proses karbonisasi, penghalusan, pencampuran bahan, pencetakan, pengeringan, hingga pengemasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan produk arang briket bermerek BRIKORA sebanyak sekitar 10 kilogram yang dikemas dalam ukuran 1 kilogram dengan harga jual Rp24.000 per kilogram. Selain menghasilkan produk, kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perhitungan harga pokok produksi, penentuan harga jual, branding, pengemasan, serta strategi pemasaran secara langsung dan digital. Program ini berhasil meningkatkan nilai tambah limbah tempurung kelapa menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha masyarakat yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026