Abstrak. Pengabdian masyarakat dapat memperkuat kesejahteraan sosial-ekonomi dengan mengubah aset lokal menjadi aktivitas kewirausahaan berbasis komunitas. Artikel ini melaporkan strategi pengabdian melalui pemberdayaan pemuda dengan pengembangan UMKM berbasis hasil bumi di RW 06 Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, dengan memanfaatkan bazar peringatan Hari Kemerdekaan sebagai platform pemasaran. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) melalui pemetaan masalah bersama, pelatihan pengolahan singkong bernilai tambah, uji coba dan pemilihan produk, seminar kepemudaan, serta evaluasi dan perencanaan lanjutan secara kolektif. Hasil menunjukkan meningkatnya partisipasi pemuda, terbentuknya organisasi kepemudaan terstruktur (P3M), serta keuntungan sebesar Rp528.000 dalam tiga hari yang dialokasikan secara transparan untuk mendukung kegiatan HUT RI dan keberlanjutan modal usaha. Temuan ini menegaskan bahwa strategi kolaboratif berbasis potensi lokal, penguatan modal sosial, dan akses pasar yang nyata mampu mempercepat keterlibatan pemuda serta membangun fondasi kemandirian ekonomi desa. Penguatan lanjutan perlu diarahkan pada diversifikasi produk, standardisasi produksi dan higiene, penguatan merek/kemasan, serta kemitraan pemasaran yang lebih luas.
Copyrights © 2026