Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan gaya hidup pemuda di Desa Compong, Kabupaten Sidrap, akibat masuknya budaya baru melalui teknologi. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, pemuda desa menghadapi berbagai pengaruh yang mengubah cara hidup mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk menggali pengalaman dan perspektif pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda di Desa Compong telah mengalami perubahan signifikan dalam aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Mereka mulai mengadopsi gaya hidup modern, termasuk perubahan dalam pola konsumsi, interaksi sosial, dan aspirasi karier, yang sebagian besar dipengaruhi oleh akses terhadap media sosial dan platform digital. Meskipun perubahan ini memberikan peluang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, penelitian ini juga mengidentifikasi risiko kehilangan nilai-nilai tradisional dan identitas lokal. Temuan ini menekankan perlunya strategi untuk mengintegrasikan budaya baru dengan pelestarian tradisi, agar pemuda dapat berkembang dalam konteks yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026