Proses berpikir kreatif, bagi siswa sudah harus dibiasakan semenjak dini untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompetitip. Menurut Torrance (Lestari, dkk. 2017, 89) Indikator peserta didik berpikir kreatif matematis, meliputi : Fluency (kelancaran), Flexibility (keluwesan), Originality (keaslian) dan Elaboration (elaborasi). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi relasi dan fungsi siswa kelas VIII-C SMP Negeri 2 Ujungjaya yang berjumlah 25 orang. Metodologi yang disajikan adalah kualitatif deskriptif, dengan memberikan tes terhadap siswa dengan 5 soal uraian. Dari hasil diperoleh data bahwa Kemampuan berpikir kreatif Berdasarkan Indikator Flexbility 47,00 dengan katagori cukup, Indikator Fluency 48,60 dengan katagori Cukup, Originality 66,40 dengan Katagori Baik dan Elaboration 64,20 dengan katagori Baik. Sementara tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa, yang memperoleh nilai tinggi sebanyak 2 orang (8%), memperoleh nilai sedang sebanyak 6 orang (24%), dan memperoleh nilai rendah sebanyak 17 orang (68%), dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 56,55. Berdasarkan hasil uraian-uraian diatas menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa berdasarkan sebaran soal belum sepenuhnya dimiliki dan perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2024