Film Budi Pekerti (2023) mengangkat tema sosial mengenai perjuangan seorang guru menghadapi perundungan siber. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana diegetic sound design berkontribusi terhadap kekuatan dramatik film, khususnya dalam konteks konflik, suspense, curiosity, dan surprise. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis sebelas adegan kunci yang dipilih berdasarkan keberadaan unsur dramatik dan penggunaan suara diegetik. Data dikumpulkan melalui observasi film dan studi pustaka untuk memperkuat kerangka teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa on-screen sound seperti dialog dan suara lingkungan efektif membangun ketegangan, konflik, dan karakterisasi. Sementara itu, off-screen sound memberikan lapisan emosional tambahan dan memperluas ruang naratif, terutama dalam menciptakan kejutan. Temuan ini menegaskan bahwa suara diegetik tidak hanya sebagai pelengkap visual, tetapi memiliki fungsi naratif penting dalam menciptakan suasana dan memperdalam makna cerita. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi film dan akademisi dalam mengeksplorasi desain suara sebagai bagian integral dari storytelling sinematik.
Copyrights © 2026