Pendidikan seni di lembaga nonformal memerlukan pengelolaan yang profesional agar kualitas pembelajaran tetap terjaga. Penelitian ini mengangkat isu mengenai pentingnya strategi manajemen yang sistematis dalam menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi manajemen yang diterapkan oleh Klub Merby Semarang dalam meningkatkan kualitas pembelajaran seni bagi peserta didiknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pedagogi seni. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pihak pengelola lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klub Merby menerapkan fungsi manajemen secara terpadu, mulai dari perencanaan program tahunan yang adaptif terhadap isu sosial, pengorganisasian kelas melalui pembagian tiga aspek utama, hingga pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada anak. Selain itu, pengawasan mutu dilakukan melalui evaluasi berkala setiap enam bulan dalam bentuk ujian karya dan pementasan. Strategi ini berhasil menciptakan ekosistem belajar yang kolaboratif dan konsisten dalam menjaga standar kualitas tanpa membatasi kreativitas pengajar maupun peserta didik.
Copyrights © 2026