Intervensi politik dalam birokrasi merupakan fenomena yang kerap terjadi dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk intervensi politik dalam birokrasi serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik dan profesionalisme aparatur negara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi politik terwujud dalam berbagai bentuk, mulai dari politisasi jabatan, pengambilan kebijakan yang tidak objektif, hingga pengelolaan anggaran yang tidak tepat sasaran. Dampaknya, distribusi pelayanan publik menjadi tidak merata dan cenderung diskriminatif, sementara profesionalisme aparatur terganggu akibat pengabaian sistem merit, melemahnya integritas dan netralitas ASN, serta menurunnya motivasi kerja. Kondisi ini pada akhirnya menghambat upaya reformasi birokrasi dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
Copyrights © 2026