Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam tren fashion Islami, khususnya di kalangan Generasi Z. Fashion Islami tidak lagi dipahami hanya sebagai kewajiban menutup aurat berdasarkan syariat Islam, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari budaya populer yang dipengaruhi oleh estetika, gaya hidup, dan identitas sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis budaya Islami dalam tren fashion Generasi Z serta dinamika antara syariat dan estetika di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan teknik analisis deskriptif terhadap berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fashion Islami pada Generasi Z mengalami pergeseran makna dari kewajiban religius menjadi sarana ekspresi diri, identitas sosial, dan bagian dari industri fashion modern. Media sosial berperan dalam mempercepat penyebaran tren fashion Islami sekaligus mendorong integrasi antara nilai syariat dan estetika. Di sisi lain, perkembangan tersebut berpotensi mendorong komersialisasi dan pergeseran nilai syariat apabila tidak diimbangi dengan pemahaman yang kuat terhadap ajaran Islam. Oleh karena itu, keseimbangan antara syariat dan estetika menjadi kunci dalam membentuk identitas Muslim modern di kalangan Generasi Z.
Copyrights © 2026