Sebagai fondasi utama disiplin Ergonomi dalam kurikulum Teknik Industri, mata kuliah Anatomi Tubuh Manusia mengharuskan mahasiswa menguasai terminologi medis dan struktur fisik yang kompleks. Kondisi ini berpotensi meningkatkan intrinsic cognitive load serta memicu kelelahan mental, khususnya bagi mahasiswa dengan pola pikir kuantitatif. Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Teknik Industri terhadap pemanfaatan parodi lagu sebagai media mnemonik dalam mengelola beban kognitif pada pembelajaran anatomi. Berdasarkan kuesioner pada 40 mahasiswa yang mengukur tiga dimensi utama yaitu efisiensi pemrosesan kognitif, kemudahan retensi memori (mnemonic effect), dan persepsi beban kognitif (perceived cognitive load)—diperoleh hasil persepsi keseluruhan pada kategori Sangat Tinggi dengan rerata skor 4,11 (82,2%). Peran struktur lagu dalam memfasilitasi pemahaman urutan proses fisiologis meraih skor tertinggi (M = 4,38; 87,5%), yang mengonfirmasi fungsi melodi sebagai cognitive scaffolding. Sebaliknya, indikator reduksi beban mental (Perceived Cognitive Load) mencatat skor terendah (M = 3,85; 77,0%). Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun parodi lagu efektif mereduksi extraneous load, intrinsic load dari materi anatomi tetap menjadi karakteristik keilmuan yang kompleks. Pemanfaatan parodi lagu terbukti potensial sebagai strategi pembelajaran interdisipliner dalam mengoptimalkan pemrosesan informasi mahasiswa.
Copyrights © 2026