Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi Tari Gendong sebagai ritual tolak bala dan sarana hiburan pada masyarakat Suku Akit di Desa Kembung Baru, Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Gendong memiliki fungsi utama sebagai upacara dan ritual tolak bala, yaitu sebagai bentuk permohonan kepada leluhur agar masyarakat memperoleh perlindungan, dijauhkan dari mara bahaya, serta terhindar dari pengaruh roh-roh jahat. Selain fungsi ritual, Tari Gendong juga memiliki fungsi sebagai media komunikasi spiritual, sarana memperkuat solidaritas masyarakat, pelestarian tradisi dan identitas budaya, serta bagian dari kegiatan sosial masyarakat. Seiring perkembangan zaman, Tari Gendong mengalami perubahan dan perluasan fungsi menjadi sarana hiburan serta media untuk memperkenalkan kebudayaan Suku Akit kepada masyarakat luas. Dengan demikian, Tari Gendong memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai ritual tolak bala dan sebagai sarana hiburan, yang sekaligus berperan dalam mempertahankan nilai kepercayaan, adat istiadat, dan identitas budaya masyarakat Suku Akit.
Copyrights © 2026