ABSTRACTDue to the Covid-19 epidemic since 2020, MICE activity has declined dramatically during the past two years. Thishas an impact on Indonesian tourism, including in the city of Bandung. All parties involved, including the privatesector, stakeholders, and the Bandung government, must collaborate to mobilize efforts in organizing events inBandung during the pandemic so that the economy can continue to function. The goal of this study was to identifythe efforts made to organize MICE events in Bandung during the Covid-19 pandemic. The descriptive qualitativeresearch method was used, with data collected through observation, interviews, and documentation. This researchconsists of three discussions, the first of which is preparation, which begins with gathering data on potentialresource persons and ends with compiling a schedule for survey visits. Further implementation will involve fourBandung stakeholders: PT Vecha Organizer, the Bandung City Health Office, PT Abirama Intikarya, and theBandung City Culture and Tourism Office. The most recent discussion, the challenges encountered; many databasecontacts are inactive and difficult to contact, and some stakeholders are unwilling to be found because survey datasubmission is confidential.Keyword: Bandung, City Culture and Tourism Office, Event, Health Office, MICE Center Politeknik Negeri JakartaABSTRAKDalam dua tahun terakhir ini aktivitas kegiatan MICE menurun drastis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19sejak tahun 2020 lalu. Hal inipun berdampak pada pariwisata Indonesia, salah satunya Kota Bandung. Semua pihakterkait, antara pihak swasta, stakeholders, serta pihak pemerintah di Bandung perlu bersinergi untuk mengerahkanusaha dalam penyelenggaraan event di Bandung selama pandemi agar roda perekonomian terus berjalan. Tujuanpenelitian ini adalah mengidentifikasi upaya yang dijalankan selama masa pandemi Covid-19 terhadappenyelenggaran event MICE di Kota Bandung. Metode penelitian kualitatif diskriptif, dengan teknik pengumpulandata observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari tiga pembahasan yaitu persiapan; diawalidengan mencari data-data calon narasumber hingga menyusun jadwal kunjungan survey. Selanjutnya pelaksanaan;melibatkan empat stakeholders di Kota Bandung yaitu PT Vecha Organizer, Dinas Kesehatan Kota Bandung, PTAbirama Intikarya, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Pembahasan terakhir, kendala yangdihadapi; banyak kontak database yang tidak aktif dan sulit dihubungi dan beberapa stakeholders tidak bersediauntuk ditemui karena pengajuan data survey bersifat rahasia bagi instansi terkait.Kata Kunci: Bandung, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Event, MICE Center Politeknik Negeri Jakarta
Copyrights © 2022