Sistem kearsipan dokumen request for payment di Bagian Administrasi Keuangan PT Bahana Saka Utama dapat menghambat pendataan laporan jurnal umum hingga laba rugi proyek Supervisi. UMKM Wilayah 3, karena dokumen tersebut merupakan alat kunci untuk merekapitulasi laporan keuangan. Dalam hal ini Bagian Administrasi Keuangan mengalami kendala dalam mengarsip dokumen tersebut, menyebabkan terjadi kerusakan, kehilangan, dan waktu penemuan kembali lebih dari 1 menit. Maka dari itu peneliti mengimplementasikan sistem kearsipan secara fisik dan digital dengan klasifikasi subjek untuk membantu merekapitulasi laporan keuangan. Pendekakatan penelitian menggunakan kualitatif, melakukan wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Analisis data dilakukan bertahap mereduksi data, sehingga mendapatkan kesimpulan akhir. Hasil penelitian bahwa sistem kearsipan yang lama memiliki angka kecermatan 15% sedangkan yang baru 0%. Indikator keselamatan sistem kearsipan yang baru lebih terjamin keselamatannya dibandingkan sistem yang lama. Indikator waktu penemuan kembali sistem kearsipan yang baru lebih cepat ditemukan kembali<1 menit dibandingkan dengan yang lama. Peneliti menyimpulkan sistem kearsipan dengan klasifikasi subjek lebih terjamin efektivitasnya menurut UU Nomor 7 Tahun 1971 Pasal 3, dibandingkan dengan sistem kearsipan yang lama. Kata Kunci: Arsip, Digital, Efektivitas, Kualitatif, Subjek
Copyrights © 2023