Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui serta menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan antara variabel Perceived Ease Of Use (X1) dan Perceived Credibility (X2) Terhadap Behavioral Intention (Y) dalam penggunaan QRIS pada pengguna QRIS Di Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk penelitian asosiatif kausal (hubungan sebab-akibat). Dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Metode penelitian yang digunakan yaitu uji instrumen (pre-test), uji asumsi klasik, dan uji hipotesis (regresi linear berganda). Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Rumus sampel mengacu pada rumus Hair et al dan mendapatkan hasil sampel sebanyak 120 pengguna QRIS dengan pertimbangan yang telah ditentukan. Untuk pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 26. Penelitian ini memenuhi syarat uji asumsi klasik yaitu; terdistribusi secara normal dengan nilai signifikansi 0,200 > 0,05, tidak terdapat gejala multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Model persamaan regresi dalam penelitian ini adalah Y = 11.748 + 0,340X1 + 0,554X2 dapat dikatakan penelitian ini layanan untuk digunakan. Berdasarkan hasil korelasi parsial variabel perceived ease of use (X1) memiliki pengaruh sebesar 64.96% terhadap variabel behavioral intention (Y) dan variabel perceived credibility memiliki pengaruh sebesar 66.42% terhadap variabel behavioral intention (Y). Variabel behavioral intention (Y) dipengaruhi oleh variabel perceived ease of use (X1) dan perceived credibility (X2) sebesar 73.33%. Hasil uji hipotesis dalam penelitian ini memperoleh hasil yang positif dan signifikan terhadap variabel perceived ease of use, perceived credibility, dan behavioral intention baik secara parsial maupun simultan.
Copyrights © 2023