Guru-guru milenial hadir di sekolah dan membawa perubahan besar dalam cara orang berinteraksi sosial. Mereka berperan sebagai penggerak perubahan yang mendorong komunikasi yang lebih setara, kolaboratif, dan menggunakan teknologi. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, melibatkan 12 guru milenial di MTs At-Taqwa Kota Pemalang melalui wawancara dan pengamatan. Hasil menunjukkan bahwa guru milenial memiliki kemampuan adaptif terhadap teknologi, terbuka terhadap inovasi, dan menghargai kebebasan berekspresi serta kerja sama. Penggunaan media digital seperti Google Classroom dan WhatsApp membantu memperkuat komunikasi dua arah antara guru, siswa, dan rekan kerja. Namun, ada tantangan karena perbedaan generasi dengan guru senior, terutama dalam hal profesionalisme dan penggunaan teknologi. Untuk mengatasi ini, diperlukan kerja sama antar generasi, pelatihan yang melibatkan berbagai usia, serta kebijakan sekolah yang inklusif agar menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, modern, dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dalam pendidikan.
Copyrights © 2025