Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor resiliensi sosial masyarakat terdampak banjir bandang (galodo) di Jorong Dusun Tuo Nagari Limo Kaum. Dari data yang peneliti temukan banyak kerugian yang dialami masyarakat terdampak. Dampak yang dirasakan oleh masyarakat tersebut harus membuat mereka memilih untuk tetap bertahan dan bangkit dari keterpurukan padahal wilayah tempat mereka beraktivitas masih dikategorikan rawan bencana alam. Dari hal tersebut peneliti ingin mengetahui faktor resiliensi masyarakat terdampak Galodo di Jorong Dusun Tuo tersebut. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kualitatif, penelitian ini dilaksanakan pada Jorong Dusun Tuo, Nagari Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe studi kasus intrinsik, teknik pemilihan informan yaitu purposive dengan jumlah informan 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi non partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional yang dikemukakan oleh James S. Colemen, masyarakat terdampak berperan sebagai actor yang memanfaatkan sumber daya untuk dapat bertahan di wilayah yang rawan bencana. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada keberlanjutan dari adaptasi yang dilakukan oleh masyarakat berupa factor utamanya dukungan keluarga yang meberikan rasa aman dan keyakinan terhadap takdir yang kuat mendorong masyarakat untuk percaya bahwa semua datang hanya dari tuhan. Tentu juga ada factor lain berupa kapasitas adaptasi atau pembelajaran dan kapasitas komunitas.
Copyrights © 2026