Mutu pelayanan kesehatan perlu dievaluasi untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna layanan dan menentukan prioritas perbaikan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan teknik accidental sampling. Jumlah responden sebanyak 138 orang yang mengisi kuesioner. Instrumen penelitian mencakup sembilan unsur pelayanan, yaitu persyaratan, sistem/mekanisme/prosedur, waktu pelayanan, biaya/tarif, produk pelayanan, kompetensi petugas, perilaku petugas, pengaduan/saran/masukan, serta sarana dan prasarana. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata setiap unsur dan mengonversinya ke skala 25–100. Hasil penelitian menunjukkan nilai Survei Kepuasan Masyarakat sebesar 75,50, yang termasuk kategori C dengan kinerja kurang baik. Unsur dengan nilai tertinggi adalah biaya/tarif sebesar 96,75 dengan kategori sangat baik, sedangkan unsur terendah adalah sarana dan prasarana sebesar 65,25 dengan kategori kurang baik. Hasil ini menunjukkan bahwa mutu pelayanan belum sepenuhnya memenuhi harapan responden. Perbaikan pelayanan perlu difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana, percepatan waktu pelayanan, serta penguatan mekanisme pengaduan. penguatan mekanisme pengaduan. serta menyediakan sistem pengaduan yang mudah diakses dan responsif.
Copyrights © 2026