p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Huriati Huriati
UIN Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrated Health Promotion Model in Intervention Animation Video Based For Improvement Knowledge : a Scoping Review Andi haryati Hasrib; Huriati Huriati; Hasna Hasna; Rasdiyana Rasdiyana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61110

Abstract

Abstract Background : Animated video is increasingly used as a digital health education medium, yet no synthesis has mapped which health promotion models work best in which contexts. Objective : To map health promotion models integrated into animated video-based interventions for knowledge improvement, characterize their implementation, describe reported outcomes, identify evidence gaps (2021–2025), and build a model–context fit framework. Method : A scoping review following Arksey and O'Malley (2005), refined by Levac et al. (2010), reported per PRISMA- ScR , searching Scopus, PubMed Central, JMIR, and BioMed Central. Results : Thirty-eight articles were included, identifying seven models: SCT (n=17, 44.7%), HPM Pender (n=7, 18.4%), TPB (n=4, 10.5%), PRECEDE-PROCEED (n=4, 10.5%), HBM (n=3, 7.9%), IMB (n=2, 5.3%), and TTM (n=1, 2.6%). Thirty-four studies (89.5%) reported statistically significant knowledge improvement. SCT best suited broad awareness campaigns for resistant audiences; HPM Pender suitable chronic-disease self-management; PRECEDE-PROCEED suitable community-level, measurable change. Conclusion : Animated video interventions reliably improve knowledge across all seven models. This review contributes a model–context fit framework and a practical decision guide, while identifying four evidence gaps requiring longer follow-up, comparative trials, and standardized instruments. Keywords: health promotion model; animated videos; health education; health knowledge; nursing; scoping review
Hubungan Kepemimpinan Transformasional Kepala Ruangan dengan Kepatuhan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien pada Perawat Pelaksana Ika Nurfidiawati; Huriati Huriati; Arbianingsih Arbianingsih; Rasdiyanah Rasdiyanah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61111

Abstract

Tingkat pelaporan insiden keselamatan pasien yang rendah tetap menjadi tantangan utama dalam budaya keselamatan pasien rumah sakit. Kepemimpinan kepala bangsal memainkan peran penting dalam mempengaruhi perilaku pelaporan perawat. Namun, banyak perawat yang masih enggan melaporkan insiden karena takut disalahkan atau dihukum. Studi sebelumnya terutama dilakukan di rumah sakit umum, swasta, atau pendidikan, sementara bukti dari rumah sakit dengan struktur birokrasi dan hierarkis khusus masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan transformasional kepala bangsal dan kepatuhan perawat terhadap pelaporan insiden keselamatan pasien. Desain cross-sectional digunakan yang melibatkan 50 perawat yang dipilih secara acak dari bangsal rawat inap. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang divalidasi dan dapat diandalkan dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman. Temuan menunjukkan hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dan kepatuhan pelaporan (p < 0,001; α < 0,05). Sebagian besar perawat (78%) menganggap kepemimpinan kepala bangsal baik, sementara 72% menunjukkan kepatuhan yang baik terhadap pelaporan insiden. Kepemimpinan transformasional yang lebih baik dikaitkan dengan kepatuhan pelaporan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penguatan kompetensi kepemimpinan transformasional sangat penting untuk mendukung budaya keselamatan pasien, terutama di rumah sakit dengan karakteristik organisasi semi-militer dan hierarkis.