Kepuasan pasien rawat inap terbentuk dari rangkaian pengalaman pelayanan sejak pasien menunggu kamar, menerima perawatan awal, hingga berinteraksi berulang dengan petugas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh waktu tunggu, perawatan awal, dan keramahan petugas terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Amalia Bontang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang dan analisis deskriptif-verifikatif. Analisis inferensial menggunakan 99 observasi; instrumen terdiri atas 18 pernyataan skala Likert yang ditransformasikan menggunakan Method of Successive Interval dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Waktu tunggu (rerata 3,78), perawatan awal (3,97), keramahan petugas (4,00), dan kepuasan pasien (3,93) seluruhnya berkategori baik. Waktu tunggu berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan (B=0,311; β=0,268; p=0,011), perawatan awal berarah positif tetapi tidak signifikan (B=0,195; β=0,152; p=0,156), sedangkan keramahan petugas berpengaruh positif signifikan dan paling dominan (B=0,424; β=0,407; p<0,001). Secara simultan model signifikan (F=31,019; p<0,001) dan menjelaskan 49,5% variasi kepuasan. Pengelolaan waktu tunggu dan konsistensi keramahan petugas merupakan prioritas penting untuk memperkuat pengalaman pasien rawat inap.
Copyrights © 2026