Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara uang saku dan teman sebaya perokok dengan perilaku merokok pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 49 siswa laki-laki yang memiliki kebiasaan merokok dan dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori remaja akhir dengan tingkat konsumsi rokok harian yang relatif tinggi. Uang saku yang lebih besar berhubungan dengan kecenderungan perilaku merokok yang lebih berat karena memberikan kemudahan dalam membeli rokok. Selain itu, keberadaan teman sebaya yang merokok juga memiliki hubungan yang bermakna terhadap peningkatan intensitas perilaku merokok siswa melalui pengaruh lingkungan pergaulan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi dan sosial berperan penting dalam pembentukan perilaku merokok pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan keluarga, sekolah, dan pihak terkait dalam melakukan pengawasan terhadap pemberian uang saku serta menciptakan lingkungan sosial yang mendukung pencegahan perilaku merokok di kalangan siswa.
Copyrights © 2026