Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) terhadap efektivitas kerja pegawai di UPTD Puskesmas Awa’ai, yang mencakup produktivitas kerja, kualitas pelayanan, dan kepuasan kerja, serta mengetahui besarnya pengaruh penerapan RME terhadap efektivitas kerja pegawai. Metode- Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Desain ini digunakan untuk mengetahui dan menguji pengaruh penerapan Rekam Medis Elektronik sebagai variabel independen (X) terhadap efektivitas kerja pegawai sebagai variabel dependen (Y) di UPTD Puskesmas Awa’ai Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara.” Hasil – Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai di UPTD Puskesmas Awa'ai Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara. Hal ini dibuktikan melalui analisis regresi linear sederhana dengan persamaan Y = 3,414 + 0,943X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan penerapan RME akan diikuti oleh peningkatan efektivitas kerja pegawai. Nilai R Square mampu menjelaskan 98,2% variasi efektivitas kerja pegawai, sedangkan 1,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, penerapan RME memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap peningkatan efektivitas kerja pegawai di UPTD Puskesmas Awa'ai. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian empiris mengenai pengaruh penerapan Rekam Medis Elektronik terhadap efektivitas kerja pegawai pada tingkat pelayanan kesehatan primer, khususnya di UPTD Puskesmas Awa’ai Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara. Signifikansi – Penelitian ini memiliki signifikansi secara teoretis dan praktis. Secara teoretis, hasil penelitian memperkuat pemahaman bahwa digitalisasi administrasi kesehatan melalui RME dapat meningkatkan efektivitas kerja pegawai.
Copyrights © 2026