Kinerja pegawai merupakan penentu utama kualitas pelayanan publik, namun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jambi menunjukkan indikasi kinerja yang belum optimal, tercermin dari ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan jabatan, keterbatasan sarana pelayanan, dan pembatasan jam operasional. Kajian terdahulu menunjukkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh kompetensi, budaya kerja, dan lingkungan terhadap kinerja, baik secara langsung maupun melalui motivasi, dan belum ada penelitian yang menguji ketiga determinan tersebut secara simultan pada instansi pelayanan administrasi kependudukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi, budaya kerja, dan lingkungan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif verifikatif dengan sampel jenuh terhadap 87 pegawai Disdukcapil Kota Jambi, dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) melalui SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi, budaya kerja, dan lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi maupun kinerja, motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja, dan berperan sebagai mediator parsial pada pengaruh ketiga variabel terhadap kinerja, dengan model menjelaskan 63,9 persen variasi motivasi dan 89,9 persen variasi kinerja. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi tiga variabel eksogen secara simultan melalui motivasi pada lokus pelayanan kependudukan yang belum banyak diteliti.
Copyrights © 2026