Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik alterasi dan mineralisasi endapan mangan di Daerah Paludda, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Pengumpulan data lapangan dilakukan melalui penentuan titik sampel, pengamatan singkapan, deskripsi litologi, serta pengambilan sampel endapan mangan dan batuan teralterasi. Analisis laboratorium meliputi petrografi, mineragrafi, dan X-Ray Diffraction (XRD) untuk menentukan himpunan mineral alterasi, mineral pembawa bijih mangan, serta variasi mineral asosiatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alterasi pada batuan basalt didominasi oleh pembentukan mineral kalsit dan klorit, yang mencerminkan zona alterasi suhu rendah hingga menengah. Mineral bijih mangan yang ditemukan meliputi rhodochrosite, manganite, pyrolusite, manganese iron oxide, serta alabandite. Tekstur yang berkembang berupa intergrowth dan replacement, yang mengindikasikan urutan pembentukan mineral dari tahap karbonatisasi awal hingga proses oksidasi lanjut. Endapan mangan terbentuk dalam dua tipe utama, yaitu cavity filling pada batuan karbonat dan endapan residual berukuran 10–100 m. Variasi mineralogi dan tekstur menunjukkan bahwa proses mineralisasi dipengaruhi oleh kondisi fluida hidrotermal dan lingkungan oksidasi yang berubah seiring waktu. Temuan ini memberikan gambaran mengenai evolusi mineralisasi mangan serta potensi ekonominya di daerah penelitian.
Copyrights © 2026